Mesin Turbo Bikin Mobil Irit BBM? Ini Jawabannya

Saat beli mobil bekas, penting buat memastikan mesin dalam kondisi sehat. Kalau jarang diservis dan bekas insiden, dikit-dikit bakal rewel dan masuk bengkel.
Soal pilihan mesin, Teman ACV mungkin pernah dengar kalau mobil dengan turbocharger dinilai lebih irit. Beberapa contoh unitnya seperti Toyota Raize, Daihatsu Rocky, hingga Toyota Fortuner.
Benarkah, begitu? Yuk cek penjelasan jasa inspeksi Astra Car Valuation (ACV) berikut ini.
Mesin mobil turbocharger lebih hemat?
Mesin turbo biasa dipasang untuk mesin kecil supaya tenaga yang dihasilkan lebih besar meski konsumsi BBM-nya rendah.
Secara umum, efisiensi mesin turbocharger tergantung cara kerja mesin dan gaya berkendara sehari-hari.
Mesin ini memanfaatkan energi tekanan gas buang untuk memutar turbin yang terhubung dengan turbin lain di saluran udara ke ruang bakar.
Semakin padat udara, semakin banyak jumlah oksigen sehingga proses pembakaran lebih sempurna dan tenaga yang dihasilkan meningkat tanpa menambah kapasitas mesin secara fisik.
Faktor gaya berkendara
Beberapa gaya berkendara tetap bikin mobil boros BBM, misalnya menginjak pedal gas dalam-dalam.
Sebab, sistem injeksi menyemprotkan lebih banyak bahan bakar supaya performa mobil tetap stabil. Imbasnya, mobil tetap boros dan jarak tempuhnya singkat meski didukung turbocharger.
Cek kondisi mesin sebelum jual mobil
Sebelum beli mobil bekas, pastikan kondisi mesin dan komponen lainnya dalam kondisi prima supaya aman.
Agar dapat mobil yang tidak zonk, kamu bisa mendapatkan laporan inspeksi dari ACV. Layanan ACV juga menawarkan rekomendasi harga mobil, lho.
Biaya inspeksi mobil mulai Rp300 ribu, belum termasuk diskon dan promo menarik lainnya. Yuk, booking inspeksi sekarang dengan cara berikut.
Buruan booking inspeksi mobil melalui situs web www.acv.astra.co.id atau WhatsApp di 0811 177 8462. Jangan lewatkan informasi terbaru di akun media sosial resmi ACV.
Instagram: @acv_astra
Facebook: acv astra
TikTok : @acv_astra