Astra Car Valuation

Beli Mobil Bekas Tabrak, Apakah Sepadan dengan Harganya?

Otomotif
Beli Mobil Bekas Tabrak, Apakah Sepadan dengan Harganya?

Beli mobil bekas harus teliti. Jika hanya tergiur harga murah, bisa-bisa Teman ACV terlanjur beli mobil bekas tabrak. 

Sebenarnya, sah-sah saja beli mobil bekas tabrak jika kerusakannya ringan. Tapi, kamu harus mewaspadai risiko tersembunyi di bawah ini demi keamanan berkendara. 

 

Ciri mobil bekas tabrak

Sebelum dijual, mobil tabrak biasanya diperbaiki dan dimodifikasi untuk menyembunyikan tanda bekas kecelakaan. Dengan begitu, harga jualnya bisa lebih kompetitif.

Meski begitu, ada beberapa ciri yang menunjukan indikator mobil pernah kecelakaan.

  • Kolong mobil di sisi kanan, kiri, dan bawah bumper bengkok.

  • Ada bekas dempul atau las pada bagian sasis. 

  • Warna cat mobil berbeda meski di panel yang sama.

  • Nat tidak presisi.

  • Engsel berwarna senada dengan warna pintu mobil, bukan logam kekuningan atau silver. 

  • Pintu terasa tidak presisi dan tidak pas ketika dibuka tutup.

  • Posisi kaca tidak sejajar sehingga air bisa masuk.

  • Mobil terasa oleng saat dikendarai.

 

Risiko beli mobil bekas tabrak

Beli mobil bekas pastinya lebih menguntungkan dari segi harga. Tapi sebagai perimbangan, simak risiko beli mobil bekas kecelakaan berikut ini. 

 

1. Road safety lebih rendah

Dari sudut keselamatan berkendara (road safety), mobil bekas tabrak punya road safety rendah. 

Meski sudah dimodif sedemikian rupa, risiko kerusakan internal dan strukturnya cukup besar. 

 

2. Bekas dempul

Kerusakan pada cat mobil bisa disembunyikan dengan dempul. Hanya saja, pertimbangkan risiko dempul retak dan cat mengelupas, perubahan warna panel yang tidak merata, dan ketidak sesuaian warna dengan cat asli.  

 

3. Kerusakan mesin

Kecelakaan parah tak jarang membuat mesin mobil ringsek. Karenanya, ada tanda las atau bengkok di beberapa bagian. 

Jika nekat membeli, dikhawatirkan ada risiko kerusakan pada mesin.

 

4. Sistem elektronik bermasalah

Kerusakan sistem elektronik bisa memengaruhi performa kendaraan dan keselamatan penumpang. 

Kerusakan akibat tabrakan biasa dialami sensor parkir, sensor gerak, sistem audio, hingga sistem navigasi.

  

5. Nilai jual rendah

Bukan rahasia lagi kalau mobil bekas tabrak punya nilai jual rendah. 

Jika kamu berniat beli mobil bekas untuk dijual kembali, sebaiknya hindari mobil yang pernah kecelakaan. 

Mobil jenis ini punya reputasi kurang baik dan risiko kerusakan yang cukup besar. 

Ketika hendak beli mobil bekas tabrak, kamu perlu mepertimbangkan risiko kerusakan tersembunyi dan biaya perawatan dan biaya perbaikan yang bisa bikin boncos. 

Biar lebih aman, lakukan inspeksi secara menyeluruh pada komponen mobil dan kelengkapan surat kendaraan. 

 

 

Layanan Inspeksi Mobil. (Astra Car Valuation)

Jual beli mobil bekas lebih pasti dengan jasa inspeksi ACV. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi WhatsApp ACV di 0811 177 8462 atau Live Chat ACV di www.acv.astra.co.id

Ikuti juga akun media sosial resmi ACV di bawah ini.

Instagram: @acv_astra 

Facebook: acv astra 

TikTok      : @acv_astra

Astra Car Valuation © 2026 All Right Reserved.