Beli Suzuki Swift Bekas, 3 Komponen Ini Sering Rewel

Suzuki Swift bekas dijual mulai Rp41 juta. Harganya yang murah bikin penggemar hatchback gelagapan.
Swift pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Air pada 2006. Badge awal produksi tahun 2006–2007 hadir dalam trim GL yang didatangkan secara utuh dari Negeri Sakura.
Meski sudah tidak diproduksi lagi, versi bekasnya masih banyak diincar. Meski begitu, Teman ACV perlu mewaspadai penyakit Suzuki Swift berikut ini.
1. Gampang overheat
Mobil Suzuki berkode mesin M dinilai sering mengalami overheat. Hal ini terjadi di Swift bermesin M15A 1.500 cc. Selain itu, terjadi kebocoran di bagian air radiator.
2. Kaki-kaki keseleo
Penyakit Suzuki Swift salah satunya kaki-kaki keseleo. (Freepik/davit85)
Kaki-kaki Swift juga gampang keseleo. Karena menggunakan (Electric Power Steering), rack steer jadi sasaran empuk.
Kalau tetap dipaksa mengaspal, mobil akan mengeluarkan bunyi abnormal akibat bushing rack steer oblak karena aus. Tanpa servis rutin, masalah ini terjadi dalam 5–6 tahun pemakaian.
Jika tetap kepincut dengan Suzuki Swift, ganti komponen rack steer dan bushing yang bermasalah.
Biaya servisnya berkisar Rp1,8 juta–Rp2 juta, sementara ganti baru (orisinal) mulai Rp13 juta dan bekas (copotan) Rp3,5 juta.
3. Kompresor AC lemah
Pada Swift 2007, kompresor AC-nya cukup lemah dan berbunyi saat dihidupkan. Dengan usia kurang 10 tahun ke atas, hal ini biasa terjadi.
Ingin tahu kondisi mobil sebelum dibeli, lakukan inspeksi mobil di Astra Car Valuation (ACV). Yuk, simak video panduan booking inspeksi ACV berikut ini.
Tertarik mencoba? Yuk, booking inspeksi melalui situs web www.acv.astra.co.id atau WhatsApp 0811 177 8462. Ikuti juga akun media sosial resmi ACV di bawah ini.
Instagram: @acv_astra
Facebook: acv astra
TikTok : @acv_astra