Kapan Mesin Mobil Harus Istirahat saat Perjalanan Mudik?

Saat mudik Lebaran naik mobil, jangan terlalu memforsir mobil hanya karena ingin cepat sampai tujuan.
Teman ACV juga perlu mengistirahatkan mesin mobil agar tetap bisa melaju, apalagi kalau waktu perjalanan memakan 5 jam lebih.
Kalau tetap dipaksakan mengaspal, mobil bisa mogok dan rencana perjalanan jadi berantakan.
Kapan waktu istirahat bagi mesin mobil saat mudik?
Melansir GridOto.com, mengistirahatkan mesin (cooling down) sebaiknya dilakukan setiap 3–5 jam perjalanan.
Seperti yang diketahui, suhu mesin dan temperatur oli akan meningkat seiring pemakaian. Semakin tinggi temperatur oli, semakin besar risiko proses pelumasan komponen terganggu.
Belum lagi saat terjebak macet. Suhu air radiator dan transmisi matic bakal ikut naik.
Nah, proses cooling down di rest area ini membantu performa mesin tetap terjaga selama dibawa mudik.
Tips cooling down mobil saat mudik
Saat mudik, sebaiknya mobil berjalan 3–5 jam sebelum beristirahat di rest area. Ada beberapa tips yang perlu diperhatikan supaya proses cooling down lancar, lho.
Hindari menyalakan AC mobil saat istirahat cukup lama. Selain boros, aktivitas ini juga bisa menumpuk produksi karbon sehingga bikin mesin ngelitik dan menyebabkan penumpang di dalamnya sesak nafas.
Sebaiknya tunggu di luar mobil sambil meregangkan otot. Jika ingin tetap beristirahat di dalam mobil, ada baiknya buka kaca jendela.
Ketika mesin mobil istirahat 10–20 menit dan AC tetap menyala, bahan bakar bisa terbuang percuma. Padahal, bisa untuk melanjutkan perjalanan, terlebih jarak antarrest area cukup jauh.
Jangan lupa cek komponen mobil lainnya sebelum dibawa mudik. Biar aman, percayakan inspeksi mobil pada di Astra Car Valuation (ACV).
Buruan booking inspeksi mobil di situs web www.acv.astra.co.id atau WhatsApp di 0811 177 8462. Jangan lewatkan pula update informasi terbaru di akun media sosial resmi ACV.
Instagram: @acv_astra
Facebook: acv astra
TikTok : @acv_astra
