Astra Car Valuation

Mobil Jarang Digunakan, Apa Perlu Ganti Oli?

Otomotif
Mobil Jarang Digunakan, Apa Perlu Ganti Oli?

Untuk menjaga performa mesin, Teman ACV perlu rutin ganti oli. Pertanyaannya, jika mobil jarang digunakan, apakah tetap perlu rutin ganti oli?

Bicara soal fungsi, oli bertugas sebagai pelumas dan pendingin mesin. Jika sampai telat ganti oli, kinerja mesin akan terganggu, muncul kerak oli, dan mobil jadi boros bensin.

Untuk menjawab pertanyaanmu, yuk kita kupas tuntas.

 

Perlukah ganti oli jika mobil jarang digunakan?

Ganti oli dianjurkan setiap 5.000–10.000 km atau 6 bulan sekali, mana yang tercapai lebih dulu.

Jika mobil yang jarang digunakan belum mencapai jarak tempuh 10.000 km, tapi sudah 6 bulan sejak penggantian oli terakhir, sebaiknya tetap ganti pelumasnya.

Jangan terpaku pada interval 6 bulan jika mobil sering dikendarai jarak jauh. 

 

Dampak mobil jarang ganti oli

Meski mobil jarang digunakan, bukan berarti terbebas dari risiko di bawah ini.

  • Kandungan zat aditif mengalami degradasi sehingga kualitas oli menurun.

  • Oli bercampur dengan uap air akibat perubahan suhu yang drastis.  

  • Mesin cepat aus karena oli bercampur dengan debu dan kotoran.

 

Perawatan oli saat mobil jarang digunakan

Begini cara manjaga kualitas oli mesin meski mobil sering nganggur.

  • Panaskan mobil 5–10 menit setiap harinya.

  • Nyalakan AC saat mobil dipanaskan supaya AC tetap bekerja dengan baik.

  • Lepas kabel aki mobil agar tidak cepat soak.

  • Rutin cek volume oli mobil.

 

 

Ingin tahu kondisi aktual mobil atau jual mobil setelah servis? Yuk, inspeksi di ACV untuk dapatkan laporan hasil inspeksi dan rekomendasi harga jual kompetitif.

Banner Jasa Inspeksi Mobil ACV

Booking inspeksi di situs web www.acv.astra.co.id dan dapatkan promo inspeksi menarik. 

Ikuti juga akun media sosial resmi ACV di bawah ini.

Instagram: @acv_astra 

Facebook: acv astra 

TikTok     : @acv_astra

 

Astra Car Valuation © 2026 All Right Reserved.