Berapa Biaya Perbaikan Mobil Turun Mesin? Ini Estimasinya

Turun mesin (overhaul) jadi momok tersendiri bagi pemilik mobil sebab menandakan kerusakan internal parah. Lalu, berapa biaya yang harus Teman ACV keluarkan buat mobil turun mesin?
Bagi yang belum tahu, turun mesin adalah proses pembongkaran dan penurunan mesin kendaraan untuk menangani masalah yang terjadi saat itu.
Proses ini tergolong servis besar karena kerusakan mobil sudah major dan biaya perbaikannya lumayang menguras kantong.
Penyebab mobil turun mesin
Selain overheat, ada juga penyebab mobil turun mesin lainnya seperti yang dijelaskan di bawah ini.
1. Mobil overheat

Suhu mesin yang terlalu panas (overheat) bikin mobil turun mesin. Hal ini ditandai dengan jarum indikator mesin yang terus naik mesin mobil dikendarai dalam kecepatan rendah.
Penyebab overheat beragam, seperti kipas radiator rusak, tutup radiator rusak, radiator bocor, hingga penggunaan oli palsu. Bila dibiarkan saja, ancaman mogok atau mobil terbakar bisa tak terhindarkan.
2. Mobil kebanjiran

Mobil dan air bukanlah sahabat baik. Karenanya, mobil bekas banjir berisiko tinggi mengalami overheat.
Ketika air banjir dan lumpur menggenangi mesin mobil, ruang bakar otomatis menjadi malapetaka. Memaksa menghidupkan mesin yang terendam banjir justru memicu water hammer, menjadikan piston bengkak, berlubang, dan pecah.
3. Oli bercampur air
Selain merusak ruang bakar, air yang menggenangi mesin juga bercampur dengan oli mesin. Ketika hal tersebut terjadi, oli akan berwarna seperti kopi susu dan lebih cair.
Ketika bercampur air, oli tidak mampu bekerja maksimal untuk melumasi komponen mesin dan berisiko menimbulkan korosi. Satu-satunya solusi yaitu melakukan turun mesin.
4. Timing belt putus
Terakhir, mobil turun mesin bisa juga disebabkan oleh timing belt putus. Komponen ini bertugas menyalurkan tenaga dari poros engkol.
Bila timing belt putus ketika mobil mengaspal, piston dan katup-katupnya akan saling bertubrukan. Imbasnya, piston bengkok, berlubang, atau pecah.
Ciri mobil perlu turun mesin

Bisa dipastikan mobil turun mesin tidak melulu karena sudah termakan usia. Kurangnya perawatan juga bisa bikin mobil mengalami hal ini. Jika mobil harus turun mesin, muncul ciri-ciri di bawah ini.
Konsumsi bahan bakar boros, tapi tarikan mesin loyo.
Knalpot mengeluarkan asap putih karena oli ikut terbakar di ruang bakar.
Oli mesin cepat habis sebelum jadwal ganti.
Estimasi biaya perbaikan mobil turun mesin
Biaya perbaikan mobil turun mesin berbeda-beda, tergantung tipe mobil, penggunaan kendaraan, servis yang didapat, dan jumlah komponen yang diganti.
Semakin banyak komponen yang rusak dan diganti, semakin besar biaya yang harus kamu keluarkan. Bahkan, estimasi biayanya antara Rp3 juta–Rp10 juta.
Berbeda dengan servis mobil pada umumnya, turun mesin membutuhkan penanganan cukup lama, setidaknya 3 hari.
Karena prosesnya yang rumit, turun mesin memerlukan teknisi berpengalaman untuk melakukan pembongkaran, analisis kerusakan, dan pemasangan kembali secara tepat. Untuk itu, wajar bila kamu perlu merogoh kantong lebih dalam.
Tertarik jual mobil bekas setelah diservis? Yuk, inspeksi dulu Astra Car Valuation (ACV) biar pelanggan lebih yakin dengan kondisi mobil. Kamu juga bisa dapat rekomendasi harga jual kompetitif, lho.
Yuk, simak video panduan booking inspeksi ACV berikut ini.
Buruan booking inspeksi mobil melalui situs web www.acv.astra.co.id atau WhatsApp di 0811 177 8462. Jangan lewatkan informasi terbaru di akun media sosial resmi ACV.
Instagram: @acv_astra
Facebook: acv astra
TikTok : @acv_astra