Wajib Tahu! Ini 20+ Jenis dan Arti Lampu Indikator Mobil

Bagi Teman ACV yang hendak pertama kali nyetir mobil, wajib tahu jenis dan arti lampu indikator yang ada di dashboard mobil.
Setiap lampu punya ikon masing-masing dan berfungsi sebagai petunjuk atau peringatan tentang kondisi mobil. Dengan kata lain, kamu bisa tahu komponen yang rusak dan waktu yang tepat buat ganti spare part.
Nah, biar paham betul, simak penjelasan arti lampu indikator di artikel ini.
Arti warna lampu indikator
Terletak di intrumen cluster atau MID di dashboar mobil, lampu indikator menyala dalam warna merah, kuning/oranye, dan hijau yang masing-masing punya arti berikut.
Warna merah: Peringatan sistem keamanan mengemudi, seperti masalah pada komponen atau fitur keamanan belum diaktifkan.
Warna kuning/oranye: Petunjuk komponen aus sehingga perlu diganti atau diperbaiki segera.
Warna hijau: Perintah untuk mengoperasikan komponen tertentu atau informasi bahwa sistem tertentu sedang berjalan.
Arti simbol lampu indikator
Selain diwakilkan dengan warna, lampu indikator juga dilengkapi dengan simbol untuk memperkaya informasi kondisi mobil.
Simbol lampu indikator peringatan mobil
1. Peringatan temperatur mesin
Menandakan suhu mesin telah mencapai batas normal. Jika menyala, segera cek komponen pendingin, seperti coolant dan kipas radiator.
2. Peringatan Aki
Memberitahu bahwa aki putus, soak, atau kabel-kabelnya korsleting.
3. Peringatan tekanan oli
Menandakan volume oli mesin sedikit atau kondisi oli tidak layak pakai. Jika menyala, segera cek oli mesin.
4. Lampu peringatan rem
Lampu indikator mobil ini menyala jika rem tangan aktif. Tapi, jika lampu ini menyala terus-menerus, artinya sistem pengereman bermasalah, misalnya tekanan hidrolik rusak dan cairan rem mulai habis.
Simbol lampu indikator keamanan mobil
1. Indikator Check Engine
Menandakan komponen yang mempengaruhi mesin mengalami kerusakan.
2. Indikator kemudi terkunci
Menginformasikan kemudi atau setir tidak bisa digerakkan. Untuk mematikannya, pastikan posisi kunci menyala.
3. Indikator seat belt
Menandakan bahwa seat belt belum terpasang sehingga perlu segera dipasang.
4. Indikator power steering
Lampu indikator ini menyala apabila power steering mobil bermasalah. Lampu akan mati jika masalah power steering teratasi dan reset ECU.
5. Indikator rem parkir
Indikator mobil ini menyala apabila rem tangan atau rem parkir menyala.
6. Indikator master warning
Indikator mobil ini menyala apabila ada lebih dari satu indikator yang aktif.
7. Indikator jarak
Memperingatkan jarak moncong mobil terlalu dekat mobil depan. Indikator ini juga menyala apabila ada benda atau rintangan di depan mobil.
8. Lampu indikator airbag
Memberi peringatan bahwa sistem airbag mobil rusak atau dalam kondisi mati. Bisa juga berarti sistem seat belt rusak.
Untuk mematikannya, cek bagian kemudi dan seat belt. Jika tetap nyala meski tak ada masalah, bisa jadi ECU mobil eror.
9. Indikator air suspension
Memberi tahu ada masalah atau kebocoran pada sistem kantong air suspension.
10. Indikator temperatur transmisi
Memberi tahu temperatur oli transmisi di atas normal. Jika indikator ini menyala, bisa jadi kamu menggunakan oli transmisi yang tidak sesuai sehingga perlu dikuras dan diganti baru.
11. Lampu indikator tekanan ban
Jika lampu indikator ini menyala, berarti tekanan ban mobil rendah.
12. Indikator traction control
Jika muncul tulisan OFF, artinya sistem traction control mobil sedang tidak aktif. Tapi, jika indikator tetap nyala meski traction control aktif, kamu bisa cek bagian ECU. Kalau tidak ada tulisan OFF, sistem traction control sedang aktif.
13. Indikator tutup tanigki bensin
Indikator mobil ini menyala apabila tutup tangki gas atau bahan bakar tidak tertutup rapat.
14. Indikator rem parkir elektrik
Lampu indikator ini menyala apabila sistem electric parking brake mengalami kerusakan.
15. Child Safety lock
Beberapa mobil sudah dilengkapi fitur child safety lock yang memungkinkan pintu mobil tidak bisa dibuka dari dalam. Jika nyala, berarti fungsi dari child safety lock aktif.
16. Indikator ABS
Jika menyala, indikator Anti-lock Braking System mengalami kerusakan.
Lampu indikator mobil lainnya
1. Washer fluid reminder
Memberi tahu air wiper yang tertampung di reservoir sudah mau habis.
2. Indikator Cruise Control
Menandakan sistem cruise control dalam keadaan aktif.
3. Indikator ventilasi udara mobil
Jika nyala, artinya sistem ventilasi internal sedang bekerja.
4. Indikator sinyal arah
Jika nyala atau berkedip, artinya lampu sinyal (sein) sedang bekerja.
5. Lampu eco indicator
Lampu indikator ini menyala jika mode eco driving diaktifkan.
6. Auto windscreen wiping indicator
Jika nyala, artinya wiper mobil bekerja secara otomatis.
7. Indikator lampu bahan bakar
Menandakan bahan bakar mobil tinggal sedikit sehingga perlu segera diisi.
8. Lampu kap mesin terbuka
Jika nyala, artinya kap mesin tidak tertutup rapat.
9. Lampu Hazard
Jika nyala, artinya lampu hazard aktif.
10. Lampu pintu mobil
Jika nyala, artinya pintu mobil tidak tertutup rapat.
11. Indikator kunci fob mobil
Jika nyala, artinya kunci fob mobil bermasalah atau baterai kunci fob mobil sudah harus diganti.
12. Indikator peringatan starter mobil (ignition switch)
Jika nyala, artinya sistem kunci mobil, misalnya di bagian sistem kelistrikan atau sistem starter.
Lampu indikator mobil diesel
1. Indikator glow plug
Menandakan komponen glow plug sedang bekerja dan jangan mengaktifkan mesin jika lampu indikator ini menyala.
Jika lampu indikator ini berkedip, artinya ada masalah pada bagian glow plug.
2. Indikator filter bahan bakar
Jika nyala, artinya filter bahan bakar diesel sudah penuh dan wajib segera dikuras.
Ingin tahu kondisi mobil bekas sebelum dibeli? Yuk, lakukan inspeksi mobil di Astra Car Valuation (ACV). Cara booking inspeksi mudah seperti yang ada di video bawah ini.
Tertarik mencoba? Yuk, booking inspeksi melalui situs web www.acv.astra.co.id atau WhatsApp 0811 177 8462. Ikuti juga akun media sosial resmi ACV di bawah ini.
Instagram: @acv_astra
Facebook: acv astra
TikTok : @acv_astra